Tampilkan postingan dengan label Ultrabook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ultrabook. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 November 2012
Laptop Tipis Berotak AMD Bakal Lebih Banyak
Setelah hadir pertama kali dalam notebook Samsung Series 5, AMD Indonesia menjanjikan lebih banyak notebook tipis "Ultrathin" akan meramaikan pasar komputer mobile tanah air.
"Ada dua atau tiga partner yang berencana merilis produk Ultrathin sebelum akhir tahun ini," ujar General Manager AMD Far East Ltd. kawasan ASEAN Ryan Sim yang menjabat sementara sebagai Country Head AMD Indonesia.
Namun, dia menolak menjelaskan lebih lanjut partner mana yang dimaksud.
Selasa, 30 Oktober 2012
Sony: Setahun Lagi, Ultrabook Akan Murah
Komputer laptop kategori ultrabook memang menarik karena tipis dan ringan. Sayangnya, ultrabook masih belum banyak dilirik konsumen karena harganya yang bisa mencapai belasan juta rupiah.
Hal tersebut, menurut IT Sales Department Head PT Sony Indonesia Sunao Sakata, akan berubah dalam waktu dekat. "Dalam dua, bahkan satu tahun saja dari sekarang, harga ultrabook bisa dipangkas hingga lebih murah Rp 2 juta," ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara peluncuran lini notebook baru Sony di Jakarta, Rabu (10/10/2012) kemarin.
Untuk saat ini, lanjut Sakata, penurunan harga ultrabook masih belum bisa diwujudkan karena harga komponen, seperti media penyimpanan Solid State Drive (SSD) misalnya, masih relatif mahal.
Minggu, 28 Oktober 2012
AMD: Harga Ultrabook Terlalu Mahal
| HP Sleekbook, salah satu laptop Ultrathin dengan prosesor AMD Trinity |
Meski sama-sama mengusung kata "Ultra" dan mengedepankan konsep tipis, pihak AMD mengatakan bahwa notebook tipis Ultrathin buatannya berbeda dari kategori laptop tipis Ultrabook milik Intel.
"Kami tidak menerapkan peraturan yang ketat soal spesifikasi laptop Ultrathin," ujar Ryam Sim, General Manager AMD Far East Ltd untuk Kawasan ASEAN, yang menjabat sementara sebagai Country Head AMD Indonesia, ketika ditemui di Jakarta.
Ultrathin adalah kategori notebook tipis yang menggunakan prosesor AMD A-series APU yang juga dikenal dengan kode nama "Trinity".
Untuk membedakan Ultrathin dari Ultrabook, AMD memilih segmen pasar yang berbeda dengan membanderol Ultrathin lebih murah dari pesaingnya.
"Kami tak mau muluk-muluk soal target penjualan. Harga kisaran 999 dollar AS yang dipatok pesaing terlalu tinggi buat pasar di sini yang sensitif harga. Sebaliknya kami berharap bisa ada Ultrathin seharga 599 dollar AS atau kurang sehingga value for money-nya lebih tinggi," ungkap Sim.
Kendati murah, Sim mengatakan bahwa Ultrathin tetap memiliki kelebihan tersendiri dibanding kompetitor. "Terutama dari segi pemrosesan grafis yang lebih kencang dan daya tahan baterai."
Dia menjanjikan jumlah notebook Ultrathin di pasaran Indonesia akan bertambah ramai sebelum akhir tahun ini dengan model-model dari 2 atau 3 vendor. Notebook Ultrathin pertama kali dihadirkan di Tanah Air oleh Samsung dengan Series 5 Notebook.
Soal pasar komputer yang sedang lesu, termasuk di Indonesia, Sim menyatakan yakin bahwa penjualan notebook dan PC bisa bangkit kembali. "Saat ini kelesuan bukan hanya disebabkan oleh pergeseran ke tablet dan perangkat mobile, melainkan juga faktor lain seperti krisis ekonomi Eropa."
Sistem operasi terbaru Microsoft Windows 8 juga dikatakannya sebagai salah satu faktor penyebab turunnya penjualan komputer. "Semuanya menunggu Windows 8. Tetapi nanti setelah diluncurkan, sistem operasi ini bakal menjadi pendorong pasar."
Source
HP Luncurkan Ultrabook "Rp 22 Juta" Siap Banting
Di tengah serbuan model-model Ultrabook dari berbagai produsen, HP mengambil langkah untuk membedakan produknya dengan meluncurkan Ultrabook yang dirancang khusus untuk pebisnis, EliteBook Folio 9470m.
"Produk kami lolos 26 ujian sesuai standar militer Amerika Serikat, termasuk uji tahan panas hingga 48 derajat, dingin, dan drop test dari ketinggian 18 inci dalam berbagai sudut," ujar Managing Director HP Indonesia Subin Joseph dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (23/10/2012).
| HP EliteBook Folio 9470m |
Dia sempat mendemonstrasikan ketangguhan EliteBook Folio 9470m dengan menjatuhkannya ke lantai panggung. Ultrabook ini terlihat masih berfungsi normal setelahnya.
Ketangguhan EliteBook Folio 9470m, menurut Joseph, tidak dimiliki oleh Ultrabook lainnya, termasuk dari jajaran HP sendiri. "Hal lain pad EliteBook 9470m yang juga tak umum dijumpai pada ultrabook adalah tersedianya port VGA, serta kemampuan untuk tersambung pada docking standar. Tak ada ultrabook lain yang punya kemampuan serupa," tandasnya.
| Sebagian konektor input/ output milik HP EliteBook Folio 9470m |
Di bagian dalam, ultrabook dengan bentang layar 14 inci ini dimotori oleh prosesor Intel Core-i Generasi Ketiga dipadu dengan RAM 4 GB.
Dari luar, layaknya ultrabook, HP EliteBook Folio 9470m tampak tipis dengan ketebalan 19 mm dan berat 1.63 kg. "Tentu saja, produk ini pun memenuhi semua persyaratan Intel tentang ultrabook, termasuk dalam batasan dimensi dan bobot," ujar Joseph.
HP EliteBook Folio 9470m dijadwalkan mulai tersedia di Indonesia pada bulan Desember tahun ini. Banderol harganya 2,300 dollar AS atau sekitar Rp 22 juta.
Selain ultrabook bisnis ini, dalam kesempatan yang sama HP juga memperkenalkan produk lain berupa komputer klien untuk desktop virtual t410 Smart Zero Client, serta t510 dan t610 Thin Client. T610 Thin Client dilengkapi prosesor AMD G-Series dengan integrated graphics yang diklaim mampu menangani pemrosesan gambar 3D.
Source
Kamis, 25 Oktober 2012
Toshiba Pasarkan Ultrabook "Layar Bioskop"
| Toshiba Ultrabook U840W |
JAKARTA, KOMPAS.com - Toshiba resmi memasarkan komputer jinjing Ultrabook U840W di Indonesia pada Senin (15/10/2012). Produk ini dibekali layar 14,4 inci yang super lebar, dengan aspek rasio 21:9.
Toshiba menyebut layar pada U840W dengan nama cinematic ultra-wide. Asisten Manager Product Marketing Group Toshiba Singapura Khairul Ibrahim mengatakan, ultrabook ini cocok untuk orang yang suka menonton film.
"Anda bisa puas menonton film dalam format aspek rasio yang sesungguhnya," katanya.
Toshiba juga membekali U840W dengan software Split-Screen Utility. Software ini membuka 3 program sekaligus dalam satu tampilan, misalnya: Facebook, film dan konten berita.
Ultrabook U840W berdimensi 368,5mm x 200mm. Sedangkan ketebalannya 20,8mm dan bobot 1,58kg. Konektivitas pada ultrabook ini mencakup 3 port USB 3.0, HDMI, slot card reader, port ethernet RJ45, Wi-Fi dan Bluetooth.
U840W diperkuat dengan prosesor Intel Core i5 2.0GHz, RAM 6GB, hard disk 500GB dan SSD 32GB, kartu grafis AMD Radeon HD7550M atau Intel HD Graphics 4000, serta layar resolusi 1792 x 768 pixel.
Produk ini dijual dengan harga 1,249 dollar AS atau sekitar Rp 11,8 juta.
Source
Senin, 15 Oktober 2012
Toshiba Siap Pasarkan "Ultrabook-Tablet" Windows 8
Perusahaan elektronik Toshiba siap memasarkan produk hasil perpaduan ultrabook dan tablet, yang diberi nama Toshiba U920t. Produk ini berjalan dengan sistem operasi Windows 8.
Marketing Communication Manager Computer System Division Toshiba Indonesia, Devi Yosita mengatakan, produk ini bakal dipasarkan setelah Microsoft resmi merilis Windows 8 pada 26 Oktober mendatang. "Jadi baru dipasarkan pada akhir Oktober," katanya saat memperkenalkan U920t di Jakarta, Senin (15/10/2012).
Nama resmi komputer jenis ini adalah Convertible. Bagian layar dan keyboard didesain menyatu, tak bisa dilepas. Jika U920t digeser ke depan atau ditutup, ia nampak seperti tablet, dan jika dibuka atau digeser ke belakang, ia nampak seperti ultrabook.
Navigasinya bisa dilakukan dengan sentuhan jari, namun Toshiba juga menyediakan touchpad pada bagian keyboard.
Layarnya berukuran 12,5 inci berjenis LED backlight IPS dan beresolusi 1,366 x 768 pixel. Layarnya dilapisi kaca anti gores Gorilla Glass. Ketebalannya 19,9 mm dan bobot 1,52kg.
Dapur pacunya diperkuat dengan prosesor Intel Core i5 generasi tiga Ivy Bridge, RAM sampai 8GB DDR3, dan media penyimpanan data SSD sampai 256GB. Tersedia pula kamera belakang 3MP dan kamera depan 1MP.
Untuk konektivitas, tersedia dua buah slot USB 3.0, HDMI, slot SD card, jack audio 3,5mm, Bluetooth, dan GPS. Untuk terkoneksi dengan internet, tersedia Wi-Fi. Namun sayang, tidak tersedia slot SIM card agar pengguna bisa terkoneksi dengan jaringan 3G.
Perangkat "gado-gado" Windows 8 ini dibanderol cukup tinggi, yaitu 1799 dollar AS atau sekitar Rp 17 juta.
Sumber
Senin, 08 Oktober 2012
Ultrabook Gigabyte Sanggup Lahap Game Berat
| Gigabyte Ultra Pro Book U2442V ultrabook (kanan) dan P2542G Gaming Notebook. |
Tak ingin ketinggalan dalam bisis perangkat mobile, vendor hardware Gigabyte melepas komputer jinjing dari jenis Ultrabook di Jakarta, pada Kamis (9/8/2012) kemarin.
Produk bernama lengkap Gigabyte Ultra Pro Book U2442V ini memilki ukuran fisik yang terbilang tipis dan ringkas. Layarnya 14 inci (1600x900) dengan ketebalan tubuh 21 mm dan bobot 1,59 kilogram.
"U2442V adalah produk yang masuk kategori premium. Dengan produk high-end seperti ini, kami berharap bisa menanamkan citra bahwa produk notebook Gigabyte sama bagusnya dengan produk komponen komputernya," ujar Andy Chung, Regional Manager Southeast Region Gigabyte.
Gigabyte adalah pemain baru di bisnis notebook yang memasuki Indonesia pada akhir 2011 lalu melalui PT Datascrip yang ditunjuk sebagai distributor.
Selain prosesor Intel Core Generasi Ketiga (Ivy Bridge) dan memori hingga 4GB DDR3, di dalam ultrabook ini, Gigabyte menanamkan chip grafis Nvidia GeForce GT 640M berbasis arsitektur "Kepler" dengan dedicated memory sebesar 2 GB dan teknologi Optimus.
Chip grafis Nvidia tersebut diklaim cukup bertenaga untuk menjalankan game masa kini dengan mulus. Untuk mendemonstrasikan hal itu, pihak penyelenggara memasang dan menjalankan game Skyrim dan Battlefield 3 pada Ultra Pro Book U2442V.
Berdasarkan pantauan KompasTekno, kedua game tersebut dapat dijalankan dengan lancar oleh Ultra Pro Book U2442V.
Adapun media storage yang disediakan menggunakan dua jenis sekaligus, yaitu SSD berkapasitas 128 GB sebagai drive utama dan hard disk 750 GB untuk menyimpan data.
Ultrabook premium ini dibanderol seharga 1.495 dollar AS atau sekitar Rp 14,2 juta.
Pada kesempatan yang sama Gigabyte juga merilis notebook gaming P2542G yang dihargai 1945 dollar AS atau sekitar Rp 18,5 juta.
Kedua produk akan tersedia di Indonesia mulai akhir Agustus tahun ini.
Berikut spesifikasi teknis Ultra Pro Book U2442V:
Prosesor: Intel Core i7-3517U (1.9-3.0 GHz)
RAM: 2/ 4 GB DDR 3
Storage: 128 GB mSATA Solid State Drive, 750 GB / 1 TB 2,5" SATA HDD
Optical Drive: tidak ada
Port: 2x USB 3.0, 2x USB 2.0, HDMI, RJ45, Audio, SD card reader
Konektivitas: 10/100/1000 Mbps ethernet, W-LAN 802.11 b/g/n, Bluetooth v4.0
Display: 14 inci, 1600x900
Grafis: Intel HD Graphics 4000, NVIDIA GeForce GT 640M, 2GB
Baterai: Li-polymer, 4000 mAh
Dimensi: 339 (W) x 233 (D) x 21 (H) mm
Berat: 1,59 kg
Gigabyte Gaming Notebook P2542G:
Prosesor: Intel Core i7-3610QM (2.3-3.3 GHz)
RAM: 2/4/8 GB DDR 3 1600 MHz
Storage: 128GB/ 256 mSATA SSD atau 128GB mSATA SSD+750GB 7200 RPM HDD
Optical drive: Blu-ray Rewritable with BDXL support
Port: 2x USB 3.0, 1x eSATA/ USB 2.0 combo, HDMI, D-SUB, RJ45, audio, SD card reader
Konektivitas: 10/100/1000 ethernet, W-LAN 802.11 b/g/n
Display: 15,6 inci, 1920x1080
Grafis: Intel HD Graphics 4000, NVIDIA GeForce GTX 660M, 2GB
Baterai: Li-ion 6-cell, 5400 mAh
Dimensi: 329 (W) x 263 (D) x 38.3 (H) mm
Berat: 2,6 kg
Sumber
Rabu, 03 Oktober 2012
Sembilan Laptop Tipis Terbaik
Didorong kampanye pemasaran yang besar, demam laptop tipis yang populer dipanggil "Ultrabook" kini melanda seluruh dunia.
Berbagai produsen menawarkan lini produk Ultrabook masing-masing, semuanya mengusung konsep yang sama: tipis dan ringan, tapi tetap dapat diandalkan untuk bekerja atau bermain.
Nah, untuk mereka yang tertarik mencoba Ultrabook yang ringkas nan praktis, berikut ini sembilan di antaranya yang paling menonjol dan bisa dijadikan pilihan.
1. Samsung Series 5 Ultra
Versi 13 inci dari Ultrabook ini tipis dan ringan dengan berat hanya sekitar 1.4 kg. Di dalamnya tertanam prosesor Intel Core i5 serta hard disk 500 GB yang dilengkapi fasilitas SSD cache sebesar 24 GB untuk mempertinggi kinerja.
Di Indonesia, harganya dipatok sekitar Rp 8,9 juta. Ingin optical drive? Versi 14 inci Series 5 Ultra tersedia dengan kisaran harga Rp 9,8 juta.
2. Samsung Series 9
Ultrabook seri atas dari Samsung yang sangat tipis dan ringan. Tebalnya hanya 13 mm, dengan bobot 1.16 kg.
Samsung membekali Series 9 Ultrabook dengan prosesor Intel Core i5, RAM 4 GB, dan SSD berkapasitas 128 GB.
Versi 13-inci dari notebook ini tersedia di Indonesia dengan harga Rp 13,5 juta.
3. Toshiba Portege Z930
Dengan pilihan prosesor Intel Core i Generasi Ketiga, RAM hingga 8 GB, dan media penyimpanan SSD, Toshiba Portege sanggup menjalankan aplikasi-aplikasi terkini dengan lancar.
Bobotnya yang hanya 1,12 kg termasuk yang paling ringan di kelasnya.
Di Indonesia, Toshiba Portege 13.3 inci dengan prosesor Intel Core i5-3317U, RAM 4 GB, dan SSD 128 GB dijual dengan kisaran harga Rp 14 juta.
4. Lenovo U300S
Butuh teman perjalanan yang sanggup diajak bekerja berjam-jam tanpa terhubung ke colokan listrik? U300S dari Lenovo bisa menyala non-stop selama kurang lebih 8 jam.
Sesuai dengan predikatnya sebagai Ultrabook, Lenovo U300S tampil ringkas dengan ketebalan 14.9 mm dan berat 1.32 kg. Harganya berada pada kisaran Rp 10,8 juta.
5. HP Folio 13-1001TU
Tawaran Ultrabook dari brand asal negeri Paman Sam ini mengusung prosesor Intel Core i5, RAM 4 GB, dan SSD berkapasitas 128 GB. Tebalmya 18 mm dengan berat sekitar 1.5 kg.
Di Indonesia, HP Folio 13-1001TU dijual seharga Rp 11,2 juta.
6. HP Envy Spectre 14-3114TU
Inilah Ultrabook tawaran HP yang termasuk kategori premium. Dengan prosesor Intel Core i7 Generasi Ketiga, RAM 4 GB, dan SSD 256 GB, harga Spectre 14-3114TU yang dipatok sebesar Rp 19,3 juta mencerminkan posisinya di kelas atas.
HP melengkapi Ultrabook 14 inci yang memiliki bobot 1.8 kg ini dengan fitur BEATS Audio serta layar dengan lapisan Gorilla Glass anti-gores.
7. Dell XPS 13
Salah satu Ultrabook terbaru dari Dell yang memasuki pasar Tanah Air April lalu. Sama dengan HP Envy Spectre, Dell turut melengkapi layar 13.3 inci milik XPS 13 dengan lapisan Gorilla Glass.
Kelengkapan lainnya termasuk prosesor Core i5, RAM 4 GB, dan SSD berkapasitas 256 GB. Banderol harganya sekitar Rp 14,6 juta.
8. Asus Zenbook UX21A
Ultrabook yang satu ini tampak mungil dengan ukuran layar 11.6 inci. Biarpun begitu, kinerja Zenbook UX21A yang dilengkapi prosesor Core i7 berkecepatan 1.8 GHz, RAM 4GB, dan SSD 128 GB sama sekali tidak bisa diremehkan.
Soal harga, Asus membanderol produk ini seharga Rp 10,6 juta.
9. Asus Zenbook UX31A
"Kakak" dari Zenbook UX21A yang memiliki layar lebih lebar, 13.3 inci. Dilengkapi prosesor Core i7 Generasi Ketiga, RAM 4 GB, dan SSD berkapasitas 256 GB.
Salah satu keunikan Zenbook UX31A terletak pada layarnya yang memiliki resolusi 1920x1080 (full-HD). Di Indonesia, harganya mencapai kisaran Rp 16,2 juta.
Nah, itulah kesembilan Ultrabook yang sudah dapat ditemukan di pasaran Indonesia. Apabila tidak berkeberatan dengan sistem operasi selain Windows, terdapat pilihan laptop tipis lain berupa MacBook Air dari Apple.
Versi terbaru (tahun 2012) dari pelopor laptop tipis ini sudah masuk pasaran Indonesia. Apple memperbarui beberapa komponen internalnya, termasuk prosesor yang kini mengunakan Intel Core i Generasi Ketiga (Ivy Bridge), tambahan port USB 3.0, dan SSD yang diklaim lebih kencang dibanding pada generasi sebelumnya.
Apple MacBook Air 11.6 inci dijual mulai harga Rp 10,4 juta, sementara model dengan layar 13.3 inci dihargai mulai dari Rp 12,4 juta.
Alternatif lain yang juga layar dipertimbangkan adalah tablet Microsoft Surface yang baru akan dirilis pada 26 Oktober mendatang, bertepatan dengan jadwal peluncuran sistem operasi Windows 8.
Dengan keyboard merangkap cover yang terintegrasi, Surface bisa menjelma dari tablet menjadi laptop mini secara instan.
Versi "Pro" dari tablet Microsoft Surface yang akan dirilis awal tahun depan akan dibekali prosesor Intel Core i layaknya Ultrabook dan mampu menjalankan aplikasi-aplikasi Windows.
Langganan:
Komentar (Atom)
