"Eh..kamu di mana nih. SMS ngga dibalas". Mungkin kalimat ini pernah lekat di benak Anda. Saat ingin janjian atau meeting, mengirim pesan menjadi alternatif di luar menelpon. Saat itu, toh harga rupiah yang terbayar tidaklah banyak.
Kini, teknologi semakin canggih. Era short message service tampaknya semakin tertinggal. Apalagi berdasarkan MarkPlus Insight, penetrasi mobile internet di Indonesia saat ini sebesar 57 persen dan ada sekitar 29 juta mobile internet user di Indonesia.
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi mobile, muncul salah satu pemain layanan pesan instan (messaging service) asli buatan Korea yakni KakaoTalk.
KakaoTalk berusaha tampil di antara pemain layanan pesan instan yang terlebih dahulu muncul seperti WhatsApp, Line, WeChat dan lainnya.
