Tampilkan postingan dengan label Gmail. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gmail. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Desember 2012
Gmail Bakal Bisa Kirim "Paket Jumbo"
Mengirim e-mail dengan lampiran (attachment) file berukuran lebih dari 25MB saat ini memang masih belum bisa dilakukan melalui layanan email Google, Gmail. Namun, dalam beberapa hari ke depan, permasalahan tersebut akan segera terselesaikan.
Untuk mengatasi masalah batasan besar file yang bisa dilampirkan pada sebuah e-mail, perusahaan internet terbesar ini memutuskan untuk menggabungkan fungsi Google Drive, layanan komputasi awan (cloud computing), ke Gmail.
Dengan adanya penggabungan fungsi tersebut, pengguna Gmail dapat mengirimkan e-mail dengan lampiran file berukuran hingga 10GB.
Dikutip dari PCMag, Kamis (29/11/2012), dengan adanya integrasi tersebut, pengguna dapat memasukkan file langsung dari Google Drive, tanpa harus meninggalkan Gmail.
Kamis, 08 November 2012
ISP Indonesia Sempat Bikin Layanan Google Terganggu
Beberapa layanan Google, seperti Gmail dan Google+, sempat tak bisa diakses selama lebih kurang 27 menit oleh sebagian pengguna internet di Amerika Serikat dan Hong Kong, pada Selasa (6/11/2012).
Apa pasal? Setelah diselidiki, ternyata penyebab terhentinya layanan Google di sebagian wilayah dunia itu disebabkan oleh sebuah kesalahan yang dilakukan oleh salah satu penyedia jasa internet (ISP, internet service provider) di Indonesia, Moratel.
Hal tersebut diungkapkan oleh Tom Paseka, seorang teknisi jaringan di perusahaan CloudFlare yang menyelidiki masalah itu setelah layanan-layanan Google Apps yang digunakan perusahaannya tiba-tiba offline. Bahkan DNS Public Google (Alamat IP, 8.8.8.8) tak bisa diakses.
Seperti yang ditulisnya dalam sebuah blog CloudFlare, selelah membedah network layer, Paseka menemukan bahwa koneksi antara kantornya dengan Google mentok di alamat gateway Moratel. "Padahal, letak kantor CloudFlare di California berdekatan dengan Data Centre milik Google sehingga permintaan koneksi seharusnya tak perlu dialihkan lebih dahulu ke Indonesia," tulis Paseka.
Langganan:
Komentar (Atom)
