Tampilkan postingan dengan label Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Online. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 November 2012

Bagaimana Mengatasi "Internet Lambat" di Indonesia?

Rata-rata kecepatan internet di Indonesia dari waktu ke waktu menurut riset Akamai.

Laporan Akamai mengenai kondisi internet dunia (berdasarkan versi mereka) menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan koneksi paling pelan di Asia.

Dalam sebuah diskusi online, Senin (29/10/2012), Executive Director Indonesian ICT Partnership Association (ICT Watch), Donny BU, mengatakan, gejala penurunan itu bisa diamati sejak kuartal ketiga 2009.

Donny mengaku hal ini cukup meresahkan. Apalagi, sejak nyungsep pada 2009, rata-rata koneksi internet Indonesia belum juga menunjukkan perbaikan.

Praktisi teknologi informasi dan Chairman Board of Advisory ICT Watch, Onno W Purbo, menyebutkan, data dari Akamai itu bisa dilihat dari dua hal.

Jumat, 12 Oktober 2012

Lacak Posisi Mobil dan Motor dengan Dilacak.com



Layanan situs web pelacak kendaraan bermotor, Dilacak.com, berhasil menjadi juara dua dalam kompetisi perusahaan rintisan digital SparxUp 2012, dan berhak atas hadiah sebesar Rp 50 juta.

Dilacak.com memungkinkan para klien untuk melacak posisi dan memantau aktivitas kendaraan bermotor, seperti motor dan mobil yang dimiliki.

Perusahaan rintisan digital (startup) ini didirikan oleh Dindin Mulyana dan Hana Abriansyah. Dilacak.com mulai menjalankan bisnisnya pada awal 2012. Dalam menjalankan bisnis, Dindin dan Hana dibantu oleh 4 karyawan lain untuk urusan teknis dan pemasaran.

Hana Abriansyah dan Dindin Mulyana, dua pendiri Dilacak.com


Dindin mengatakan, telah memiliki 20 klien lebih, yang mendaftarkan 165 unit kendaraaan bermotor agar keberadaannya bisa dilacak oleh layanan Dilacak.com. "Klien kami terdiri dari perusahaan transportasi dan perusahaan jasa pengiriman barang atau kargo," katanya pada Malam Penganugerahan SparxUp 2012 di Plaza Bapindo Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Agar sebuah kendaraan bisa dilacak, diperlukan perangkat GPS tracker yang dipasangkan pada mobil ataupun motor. Alat ini disetel agar terhubung dengan sistem Dilacak.com.

Sejatinya, Dilacak.com tidak menyediakan alat GPS tracker, namun jika klien menginginkan Dilacak.com untuk menyediakannya, maka Dilacak.com mampu memenuhinya.

Setiap klien akan diberikan username dan password untuk masuk ke layanan Dilacak.com. Di sana, klien bisa melacak posisi dan kecepatan laju kendaraan. Tak hanya itu, klien juga bisa memantau aktivitas lain, apakah kendaraan tersebut sedang parkir, sedang mematikan mesin, terjebak macet, dan sebagainya.

Dilacak.com memasang harga Rp 25.000 per bulan untuk 1 unit kendaraan yang ingin dilacak. Jika klien menginginkan fitur lebih, yang termasuk layanan pulsa dan SMS, maka harganya adalah Rp 125.000 per bulan per unit kendaraan.

Laporan pelacakan akan dikirim secara realtime ke layanan Dilacak.com setiap 10 detik sekali atau setiap kali kendaraan menempuh jarak 100 meter.

Source

Di Android, Opera Terbaru Lebih Cepat dari Chrome?



Opera Software telah merilis aplikasi peramban (browser) Opera Mobile versi 12.1 untuk Android pada Selasa (9/10/2012). Opera Mobile 12.1 diklaim tidak kalah cepat dibandingkan Chrome besutan Google.

Opera Mobile 12.1 secara khusus memasukan standar pada browser desktop, yaitu protokol SPDY (dibaca: SPeeDY). Protokol ini merupakan perbaikan dari HTTP, untuk berkomunikasi dengan server situs web di seluruh dunia yang mampu mempercepat waktu dalam membuka halaman situs web.

Berkat SPDY, berselancar dengan Opera Mobile dari perangkat Android terasa sama cepat seperti menggunakan Chrome.

Situs web teknologi GigaOM melakukan uji cepat antara Opera Mobile 12.1 dan Chrome versi 18 dengan perangkat Samsung Galaxy Note II, dan menggunakan aplikasi uji coba SunSpider. Aplikasi ini memberi gambaran tentang kinerja JavaScript pada browser. Jika angkanya lebih rendah, maka lebih baik.

Hasilnya, Opera Mobile 12.1 mencetak 1.094,4 milidetik, sementara Chrome 18 mencatat 1.192,1 milidetik.

Opera juga menambahkan beberapa fitur lain. Aplikasi ini menawarkan perlindungan anti-penipuan dan memberi peringatan ketika pengguna membuka situs web yang dianggap berbahaya. Opera Mobile 12.1 juga mendukung teknologi HTML5. Dan tak kalah penting, instalasi aplikasi ini tidak memakan banyak ruang penyimpanan data.

Opera Mobile 12.1 tetap mempertahankan teknologi kompresi, yang membuat pengguna bisa mengirit data internet. Fitur inilah yang membuat Opera Mobile berbeda dengan browser lainnya.

Minggu, 07 Oktober 2012

Cetak Foto Instagram dengan Instalogi



KOMPAS.com - Bagaimana caranya agar foto-foto Instagram dapat dinikmati di luar layar gadget atau komputer? Situs Instalogi menyediakan solusinya lewat jasa pencetakan foto khusus Instagram.

Tak hanya mencetak foto berbentuk persegi, Instalogi pun bisa membuatkan album foto mini atau stiker foto sesuai pesanan.

Pendiri Instalogi, Kemas Dimas, mengaku terinspirasi oleh situs Printstagran yang sudah lebih dulu menawarkan jasa serupa.

"Saya menyadari bahwa layanan seperti itu belum ada di Indonesia. Jadi, menarik sekali jika saya membangun jasa serupa -pencetakan foto Instagram- dan menjadi yang pertama di Indonesia," ujar Kemas, seperti dikutip Tech In Asia.

Meskipun bagus, Prinstagram bukanlah layanan startup lokal. Cara pembayarannya pun hanya bisa dilakukan lewat kartu kredit yang belum terlalu memasyarakat sebagai alat pembayaran online di Indonesia.

Sebaliknya, Instalogi menawarkan proses yang lebih mudah. Peminat cukup memilih jenis produk yang dikehendaki, memilih foto, membayar lewat transfer bank, lalu menunggu kiriman foto.

Soal jumlah pelanggan, Kemas yang tak menolak layanannya disebut sebagai "clone" Prinstagram ini hanya mengungkapkan bahwa "sejumlah transaksi" telah dicatat semejak Instalogi pertama kali dibuka untuk umum pada 1 September lalu.

Menurut Kemas, Instalogi telah mendekatkan diri ke komunitas Instagram di Indonesia. "Kami sedang menggelar sebuah acara bersama dengan komunitas foto berbasis iPhone terbesar di Indonesia, iPhonesia," jelasnya.

Ke depan, Instalogi berencana mengembangkan versi mobile dari layananannya. "Kami juga sedang berusaha menjalin kerjasama dengan startup bisnis T-Shirt dari Indonesia," ujar Kemas.

Sumber